Kolam Renang Rumah Mewah Minimalis

Apakah Anda dan keluarga punya hobi berenang tapi terlalu malas untuk keluar dan berenang di tempat umum? Ingin berenang tanpa khawatir privasi dilirik orang asing dapat diatasi dengan membuat kolam renang rumah pribadi untuk mempercantik hunian Anda.

Jika rumah Anda punya lahan sisa, tak ada salahnya untuk membangun kolam renang pribadi untuk tempat bersantai, tempat berkumpul keluarga, berkumpul dengan teman, berenang, maupun belajar renang dengan lebih leluasa dan efisien.

Selain lebih privasi, menggunakan kolam renang rumah pribadi juga lebih nyaman, aman, bersih, dan bisa dilakukan kapan pun yang Anda inginkan. Kolam renang pribadi seberapa pun mahalnya, kenyamanan dan keintimannya tetaplah yang utama.

10 Inspirasi Desain Kolam Renang Minimalis di Rumah

  1. Kolam Renang Memanjang dengan Sekat Kaca
Kolam Renang Memanjang dengan Sekat Kaca
archdaily.com

Kolam renang tipe ini memiliki desain memanjang dan sempit. Cocok untuk keperluan olahraga dirumah yang lebih intensif.

  1. Kolam Renang Outdoor Simple
Kolam Renang Outdoor Simple
architecturaldigest.com

Konsep kolam renang seperti ini sangat menarik, dengan desain simple, pemilihan lokasi di halaman belakang rumah yang bersebelahan dengan ruang makan dan ruang santai keluarga, cocok untuk tempat berolahraga bersama keluarga.

  1. Kolam Renang Teduh dan Adem
Kolam Renang Teduh dan Adem
essenziale-hd.com

Konsep kolam renang diatas sangat terlihat santai, kolam yang dilengkapi dengan peneduh dan tanaman hijau yang memberikan nuansa teduh dan adem.

  1. Kolam Renang Asri dan Sejuk
Kolam Renang Asri dan Sejuk
pinterest.com

Tipe rumahan yang banyak dipakai sebagai kolam renang pribadi. Cocok bagi Anda yang baru saja menikah karena dilengkapi dengan gazebo yang bisa digunakan untuk bersantai bersama pasangan atau keluarga.

  1. Kolam Renang Klasik Modern
Kolam Renang Klasik Modern
gardenandhome.co.za

Desain kolam renang diatas terlihat klasik, modern, dan mewah. Dengan kombinasi kayu sebagai alas lantai disekeliling kolam membuat nuansa terasa lebih hangat.

  1. Kolam Renang Overflow
Kolam Renang Overflow
batailleliving.com

Tipe kolam renang dengan tipe permukaan air meluap. Biasanya tetap dilengkapi dengan sirkulasi air yang baik agar air tetap jernih.

  1. Kolam Renang Dangkal dan Dalam
Kolam Renang Dangkal dan Dalam
pinterest.com

Jenis kolam renang ini menggabungkan dua kedalaman yakni dasar yang dangkal dan dalam. Cocok bagi Anda yang memiliki anak kecil yang sedang berlatih berenang.

  1. Kolam Renang dengan Jalan Setapak
Kolam Renang dengan Jalan Setapak
ravenscourtgardens.com

Berbentuk persegi dan dengan penambahan kolam mini yang terlihat menyatu dengan kolam utama disertai rumput hijau dan jalan setapak.

  1. Kolam Renang Simple dan Kursi Santai
Kolam Renang Simple dan Kursi Santai
thepalmco.com.au

Kolam renang berbentuk segi empat yang paling sering dijumpai, karena memang bentuknya yang simpel dan proses pembuatannya tidak terlalu rumit. Dengan kombinasi lantai kayu disekeliling kolam serta tempat duduk untuk bersantai sangat cocok dan menyenangkan.

  1. Kolam Renang Arsitektural
Kolam Renang Arsitektural
onekingslane.com

Kolam renang dengan struktur yang seirama dengan model rumah. Berada di taman luar sehingga terkesan lebih sejuk karena menyatu dengan alam.

Baca Juga:  Rumah Kartun

Tips Membangun Kolam Renang Pribadi di Rumah

Biaya yang diperlukan untuk membangun aset rumah memang tidak pernah dikatakan murah. Namun, yang namanya aset kegunaannya akan selalu ada dan akan membawa dampak dalam efisiensi pemanfaatan lahan atau aset dalam jangka waktu yang panjang.

Jika masih terkendala masalah harga, tetap akan ada tips dan solusi efektif yang dapat menekan biaya pembuatan kolam renang rumah pribadi ini. Kuncinya adalah menganut panduan pembuatan kolam renang yang benar agar dapat menekan anggaran dan menghemat saldo di rekening Anda.

Berikut adalah tips atau panduan membangun kolam renang pribadi dengan benar dan lebih hemat biaya:

  • Menentukan Ukuran Kolam Renang dengan Tepat

Hal pertama dan yang paling utama dilakukan sebelum membuat kolam renang rumah adalah menentukan ukuran kolam sesuai dengan ketersediaan lahan di rumah Anda.

Jangan sampai salah ukur karena ukuran kolam renang Anda akan menentukan jumlah biaya yang diperlukan dalam pembuatannya. Semakin luas kolam, maka akan semakin besar biaya yang dibutuhkan. Buatlah ukuran yang ideal atau sesuai kebutuhan berdasarkan jumlah anggota keluarga.

Ukuran kolam renang yang ideal biasanya seluas 5 meter persegi dan dapat digunakan untuk empat orang anggota keluarga. Namun, alangkah lebih baiknya manfaatkan lahan rumah sebagaimana mestinya dan sebagaimana adanya. Tak perlu terlalu dipaksakan.

  • Menentukan Kedalaman Kolam Renang Sesuai Kebutuhan

Sebagaimana ukuran luas kolam renang, kedalaman juga perlu ditentukan sejak awal pembuatan karena masih berhubungan dengan anggaran pembangunan kolam renang. Kedalaman juga perlu dipertimbangkan sesuai dengan kondisi anggota keluarga.

Jika dalam anggota keluarga Anda terdapat anak kecil atau rata-rata penghuninya belum mahir berenang, maka buatlah kolam renang rumah dengan dasar kolam yang dangkal. Kira-kira dengan menggunakan kedalaman sekitar 0,5 – 1 meter.

Namun, jika rata-rata anggota keluarga terdiri dari kalangan orang dewasa atau telah mahir berenang, Anda dapat membuat kolam dengan dasar yang lebih dalam yakni sekitar 1,4 – 2 meter.

Jika ingin mempunyai satu kolam renang dengan dua kedalaman yang berbeda, maka buatlah tanjakan pada dasar kolam renang yang memisahkan dasar dangkal dan dasar kolam yang dalam. Kolam dangkal di dekat tepian, sementara kolam dalam berada di tengah-tengahnya.

  • Gunakan Sistem Sirkulasi agar Lebih Hemat Air

Pernahkah Anda berpikir tentang bagaimana caranya kolam renang mempertahankan ketinggian air yang sama setelah dipakai berulang-ulang? Hal itu dapat disiasati dengan pemasangan sirkulasi di bagian tepi kolam.

Setiap orang yang menceburkan dirinya ke dalam kolam, maka akan membuat airnya tumpah keluar area kolam. Pemakaian sirkulasi air di bagian tepi kolam akan menampung air yang meluap kemudian disalurkan lagi ke dalam kolam.

Bagaimana dengan kebersihan airnya? Air kolam akan tetap terjaga kebersihannya jika sirkulasi air yang Anda pakai memiliki sistem filter didalamnya.

Terdapat dua jenis sistem sirkulasi yang biasa digunakan untuk kolam renang yakni overflow dan skimmer. Jenis sirkulasi air yang dapat menampung tumpahan air sebagaimana telah dijelaskan di atas adalah dengan jenis sirkulasi overflow.

Jenis sirkulasi yang kedua adalah skimmer, jenis ini lebih cocok digunakan untuk jenis kolam renang rumah indoor atau kolam berukuran kecil. Sirkulasi skimmer diaplikasikan pada kolam yang memiliki ketinggian air lebih rendah dari tinggi dinding kolam.

Jika Anda melirik dari segi kemurahannya, maka jenis sirkulasi skimmer adalah pilihan yang tepat untuk kolam renang Anda. Namun, jika Anda memilih sistem sirkulasi yang lebih higienis, maka overflowlah jawabannya.

  • Pilih Pelapis Internal Kolam yang Tahan Lama

Jenis pelapis internal kolam yang paling efektif serta efisien adalah keramik. Pelapis keramik sering dijumpai dalam banyak tipe kolam renang. Hal ini karena bahan keramik bersifat tahan air, cantik, mudah dipasang, mudah dirawat, tahan lama, dan harganya cukup terjangkau.

Meski memiliki banyak keunggulan seperti yang telah dijelaskan di atas, Anda sebaiknya perlu lebih hati-hati jika mendapati ada bagian keramik yang pecah. Hal ini karena akan berpotensi membahayakan dan melukai pengguna kolam.

Ukuran Standar Kolam Renang Rumah Pribadi

Pembuatan kolam renang pribadi tentu menyesuaikan dengan ketersediaan lahan yang ada. Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, ukuran ideal kolam renang adalah 5 meter persegi.

Biasanya desain kolam renang pribadi di rumah-rumah dibuat dengan ukuran 3 x 7 meter untuk ukuran 4 x 8 meter. Masing-masing sisinya menyisakan lebar 1 meter yang dipergunakan sebagai tepian kolam renang sebagai pijakan.

Ukuran di atas tidak selalu bisa digunakan sebagai patokan dasar. Apabila Anda berniat membuat ukuran kolam renang yang lebih besar dengan pemanfaatan luas lahan yang mumpuni, Anda dapat membuat ukuran kolam renang menggunakan rasio 2:1.

Tips Merawat Kolam Renang

Untuk menjaga kejernihan air kolam, maka Anda perlu mengikuti tips-tips merawat kolam sebagai berikut:

  1. Gunakan obat kolam renang (HCl, Soda, Kaporit, Terusi, PAC, dan lain-lain).
  2. Gunakan lampu ultraviolet sebagai pengganti bahan kimia kaporit penjernih air kolam.
  3. Berikan media peneduh kolam seperti pohon untuk menghambat pertumbuhan lumut akibat paparan matahari.
  4. Gunakan sandfilter untuk menyaring kotoran dalam air kolam.
  5. Bersihkan kerak pada dinding kolam dengan Pool Brush.

Jadi, Anda akan pilih yang mana jika kelak berencana membuat kolam renang rumah pribadi? Intinya, apapun pilihan Anda, tentunya pastikan terlebih dahulu kesesuainya dengan budget yang telah disiapkan, ya.