Taman Vertikal Minimalis di Rumah

Keberadaan taman vertikal minimalis bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin memiliki taman, namun terhalang kondisi lahan. Berbeda dengan taman konvensional, pembuatan taman vertikal ini tidak membutuhkan lahan yang besar.

Bagi Anda yang tinggal di wilayah perkotaan dan memiliki rumah dengan luas lahan terbatas, Anda tetap bisa memiliki taman dengan solusi ini. Untuk mewujudkan taman vertikal yang sesuai, tentu Anda perlu memperhatikan beberapa hal, baik dari segi desain, pilihan jenis tanaman, hingga tips pembuatannya.

Desain Taman Vertikal yang Cocok untuk Diterapkan di Rumah

Menerapkan desain vertical garden untuk diaplikasikan pada rumah ternyata sangat menarik. Anda bisa membuat taman dengan bentuk vertikal atau bertingkat ini di beberapa bagian rumah. Penggunaan bahannya juga sangat beragam dan bisa Anda sesuaikan dengan kondisi.

Berikut beberapa desain vertical garden yang bisa Anda pilih dan terapkan di rumah:

  1. Taman Vertikal dari Palet Kayu
Taman Vertikal dari Palet Kayu
countryliving.com

Pemanfaatan palet kayu bekas kotak buah atau sisa dari pembuatan mebel bisa menjadi salah satu media utama untuk vertical garden. Taman vertikal minimalis dari bahan ini bisa mempercantik halaman depan rumah maupun bagian rumah Anda yang lain.

Untuk membuat bentuknya lebih rapi, Anda bisa menambahkan polybag, mulsa, atau menggunakan trash bag sebagai tempat media tanamnya. Taman vertikal ini bisa menjadi tambahan dekorasi untuk membuat nuansa rumah terasa lebih nyaman.

  1. Berkebun di Balkon Rumah dengan Taman Vertikal Berantai
Berkebun di Balkon Rumah dengan Taman Vertikal Berantai
balconygardenweb.com

Balkon rumah yang tidak terlalu luas juga bisa menjadi lokasi Anda berkebun. Tidak perlu bingung untuk membuat taman yang menarik namun sederhana, karena vertical garden adalah solusi yang tepat.

Anda bisa menyusun kotak-kotak yang berisi tanaman di balkon rumah dengan sedemikian rupa. Gunakan wadah yang kokoh sebagai media tanam agar lebih kuat menahan beban tanah maupun tanaman di dalamnya. Anda juga bisa menggunakan pot dengan berbagai bentuk untuk mewujudkan desain ini.

  1. Taman Vertikal dengan Bambu sebagai Media Tanam
Taman Vertikal dengan Bambu sebagai Media Tanam
welke.nl

Anda tidak hanya bisa memanfaatkan kayu maupun pot dari bahan plastik, keramik, dan sejenisnya sebagai media tanam. Pasalnya, bambu juga bisa menjadi media tanam yang menarik pula untuk taman vertikal yang Anda buat.

Desain ini dapat membantu nuansa alami semakin terasa di rumah Anda. Taman vertikal ini cocok diletakkan pada area outdoor dan menghadap ke taman atau area yang biasa Anda gunakan untuk bersantai di halaman rumah.

  1. Kitchen Vertical Garden
Kitchen Vertical Garden
houseofgracedesign.wordpress.com

Sebagai bagian dari rumah yang pasti sering digunakan setiap hari, dapur juga bisa menjadi tempat berkebun secara vertikal. Konsep taman vertikal bisa diterapkan pada dapur untuk menambah nuansa menarik dan nyaman pada dapur.

Anda bisa menanam tanaman hias atau bahkan sayuran yang bisa dikonsumsi pada dapur. Menarik, bukan?

  1. Kitchen Clean Garden
Kitchen Clean Garden
camillestyles.com

Menanam sayuran yang siap dimasak secara langsung di dapur bisa Anda wujudkan melalui taman vertikal sederhana. Anda bisa menanam sawi, pakcoy, maupun berbagai sayuran lainnya secara langsung di dapur.

Jangan lupa letakkan taman vertikal di area dapur yang mencukupi cadangan cahaya mataharinya. Hal ini penting agar pertumbuhan tanaman dapat terjaga dengan baik.

Selain menunjang kebutuhan pangan sehari-hari, kitchen clean garden juga mampu menambah nilai estetika dan kesan rapi.

  1. Taman Vertikal Minimalis di Dalam Rumah
Taman Vertikal Minimalis di Dalam Rumah
chloedominik.com

Ada bagian dalam rumah selain dapur yang bisa dijadikan lokasi taman vertikal, seperti pada ruang tamu maupun ruang keluarga yang sering digunakan untuk tempat berkumpul bersama anggota keluarga lainnya.

Keberadaan taman di dalam rumah bisa menambah nuansa segar dan cerah, sehingga suasana dalam ruangan semakin nyaman.

  1. Taman Vertikal yang Modern dan Alami
Taman Vertikal yang Modern dan Alami
balconygardenweb.com

Tampilan taman vertikal yang modern namun tetap terlihat alami juga bisa Anda pilih untuk diterapkan. Kombinasi kerangka besi yang dibentuk sedemikian rupa dan digabungkan dengan kotak-kotak kayu membuat tampilannya sangat menarik.

Sebagai media tanam, kombinasi besi dan kayu yang digunakan sebagai kerangka taman vertikal ini membuat tampilannya tampak modern. Namun, secara keseluruhan akan terlihat alami dan rapi.

  1. Taman Bertingkat di Fasad Belakang Rumah
Taman Bertingkat di Fasad Belakang Rumah
archdaily.com

Ingin membuat tampilan fasad rumah tampak lebih hijau dan sejuk? Penerapan desain taman vertikal ini mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat. Agar lebih banyak pilihan tanaman yang dibudidayakan, Anda bisa mencoba konsep ini.

Aneka tanaman hias yang cantik dan menarik bisa membuat rumah Anda tampak lebih asri. Jangan lupa susun tanaman sesuai ukuran dan jenisnya, agar lebih rapi dan nyaman dipandang.

  1. Nuansa Hijau di Fasad Depan Rumah
Nuansa Hijau di Fasad Depan Rumah
barbuliannodesign.com

Selain desain taman vertikal yang dibentuk secara bertingkat, Anda juga bisa membuat vertikal garden dengan konsep ini. Keberadaan taman vertikal ini cocok diletakkan pada fasad rumah bagian depan.

Penerapan konsep ini bisa membuat rumah Anda tampak lebih asri dan nyaman dipandang bagi siapa saja yang melihatnya.

Jenis Tanaman yang Cocok dengan Konsep Taman Vertikal Minimalis

Menerapkan konsep taman vertikal tentu harus menyesuaikan pula dengan jenis tanaman yang cocok ditanam dengan pola ini. Jenis tanaman yang paling banyak ditanam dengan desain vertical garden sebagian besar adalah jenis tanaman hias.

Sebagai contoh, Anda bisa menanam Lily Paris yang memiliki bentuk daun kecil, namun cenderung memanjang. Tanaman ini juga tahan dengan pengaruh lingkungan outdoor, termasuk tahan terhadap pengaruh sinar matahari. Warnanya yang hijau dengan kombinasi putih juga membuatnya tampak segar dipandang.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan tanaman Curtain Creeper. Dikenal dengan nama Lee Kwan Yew, tanaman rambat ini adalah pilihan favorit para pecinta tanaman hias. Jenis tanaman yang satu ini sangat cocok untuk ditanam di taman vertikal fasad rumah, baik pada bagian depan maupun belakang.

Saat ini, beberapa hotel dengan konsep eco friendly juga banyak yang menggunakan tanaman ini untuk ditanam secara vertikal di sisi-sisi bangunannya.

Selain tanaman hias, Anda juga bisa menanam beberapa sayuran yang cukup mudah ditumbuhkan dengan konsep vertical garden. Beberapa sayuran yang cocok dengan konsep taman sederhana ini adalah sawi, pakcoy, dan lain sebagainya.

Tips Membuat Taman Vertikal di Rumah

Anda bisa membuat taman vertikal minimalis sendiri di rumah untuk membuat nuansa rumah terasa lebih asri. Berikut ini beberapa tips yang perlu Anda ketahui jika ingin membuat taman vertikal di rumah:

  • Pilih tema taman vertikal yang Anda sukai. Baik dari desain, penggunaan media, maupun jenis tanaman yang akan digunakan nanti harus dipertimbangkan dengan baik
  • Tentukan dinding mana yang akan Anda gunakan sebagai letak vertical garden di rumah
  • Pilih jenis tanaman dengan tepat dan cermat agar Anda mampu melakukan perawatan dengan optimal
  • Buat frame yang sesuai dengan ukuran dinding tempat Anda membuat taman vertikal di rumah
  • Gunakan terpal plastik untuk membuat media tanam lebih aman dan terlindungi
  • Pastikan sumber pengairan bisa terpenuhi dengan baik

Secara umum, perawatan taman vertikal tidaklah rumit selama Anda memahami cara merawat tanaman yang Anda pilih. Perhatikan pula aliran drainase karena hal tersebut akan memegang peran penting terhadap kondisi tanaman dan tampilan taman vertikal minimalis yang Anda buat.